saat ini gue duduk dibangku perkuliahan jurusan akuntansi fakultas ekonomi pada semester 5. sebuah semester dimana gue semakin mendalami materi-materi akuntansi yang belum pernah gue dapat sebelumnya, mata kuliah itu adalah akuntansi perbankan, akuntansi keuangan lanjut, audit, dan perpajakan. saat ini gue mau membahas materi akuntansi perbankan. mengapa? karena mata kuliah ini sangat menarik, dan memposisikan kita sebagai pihak lain. maksudnya adalah bila dulu kita pembeli, maka kita sekarang sebagai penjual, itu istilah kasarnya. sebagai contoh : tuan Budi menyimpan uang di bank ABC sebesar 50.000. jurnal yang dicatat adalah :
tabungan di bank ABC 50.000 (Debet, karena itu aset kita) dan
kas 50.000 (kredit, kas kita berkurang)
itu sudah biasa kan? lalu sebagai pihak bank apa yang harus kita catat? apakah pencatatan pihak sama dengan pencatatan akuntansi Tuan Budi? tentu saja tidak. tapi
"reverse" atau kebalikannya. maka yang dicatat bank adalah :
kas 50.000 (debet, karena bank menerima uang dari tuan budi) dan
tabungan Tuan Budi 50.000 ( karena pihak bank menghimpun dana tuan budi, bisa juga disebut kita hutang terhadap tuan budi)
Share