Tampilkan postingan dengan label unik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label unik. Tampilkan semua postingan

Cerpen Tentang Etika Profesi Akuntansi

Senin, 22 Desember 2014
            Cermin dihadapanku mematulkan sesosok pria berpakaian kemeja lengan panjang yang tak begitu ketat dan rambut yang tertata dengan cukup rapi. Ya, itu diriku. Setelah menunggu selama berbulan-bulan setelah libur pasca wisuda, akhirnya aku mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan bidang yang kutekuni selama kuliah di Universitas Gunadarma, yaitu sebagai seorang akuntan. Namaku Sebastian, seorang pemuda lajang berumur 23 tahun yang sedang mencari pekerjaan. Setelah mengirim lamaran di job fair yang diadakan di kampusku, akhirnya aku berhasil diterima di perusahaan swasta yang bergerak di bidang industri batubara di Jakarta.

Share

NOVEL "BREAKERS" : CHAPTER NINE

Kamis, 13 November 2014
Aku hanya bisa terdiam didalam keributan kecil ini.
 Aku tak berani ikut campur dalam mengatasi permasalahan sepele yang akhirnya menjadi besar seperti ini.
 Apakah yang harus kulakukan?
 Apakah aku akan berhasil menjadi anggota ARMS dengan mengalahkan peserta-peserta seperti mereka?

Chapter 9 : Piece of Truth
        Suasana di basemen ini masih begitu tegang setelah kejadian pemukulan yang dilakukan Laundrup terhadap Singh. Tak ada seorangpun dari kami yang berani mengeluarkan suara maupun mengucapkan sepatah kata di ruangan ini. Dingin udara di basemen ini menyeruak ke seluruh tubuhku, membuatku mematung seperti boneka salju. Suara langkah berat dan keras yang menghantam lantai tampak memecahkan kebekuan di ruangan ini.
            Kini mataku tertuju pada asal deru suara langkah yang menarik perhatian indera pendengaranku itu. Seorang pria bertubuh besar tegap, berkulit putih khas eropa dan rambut putih tipisnya yang disisir rapi menyibak ke belakang. Kedua bola matanya yang bewarna kebiruan itu tampak terbelalak ke arah kami. “Wah,wah. Pelatihan ini belum dimulai, tapi kenapa kalian sudah menumpahkan darah disini? Sepertinya kalian terlalu bersemangat.”
            Tatapan mata itu kini terpusat pada Laundrup, aktor dalam peristiwa tadi. Mata Laundrup juga membalas tatapan mata pria itu dengan tajam. Seolah-olah mereka sedang berkomunikasi melalui  mata mereka.

Share

NOVEL "BREAKERS" : CHAPTER EIGHT

Kamis, 23 Oktober 2014
            Beberapa kali panggilanku tak kunjung diangkat oleh ayahku.
Mungkin beliau sedang sibuk dengan pekerjaannya.

Akhirnya jemariku mengetik sebuah pesan singkat untuk ayahku.
kapan kau pulang,dad? Aku merindukanmu.Rowan”


CHAPTER EIGHT : Participant

Aku bergegas membereskan bawaan yang harus kubawa, saat ku sedang melipatkan sweaterku, bel apartemenku berbunyi. Suara nyaring yang berasal dari arah pintu masuk cukup memekakkan telingaku. Kuintip dari dalam lubang pintu apartemenku untuk melihat keluar. Ternyata Ren sudah datang menjemputku sore ini. Sepertinya ia selalu tepat waktu bila mengadakan perjanjian dengan orang lain. Dari lubang sempit itu, kulihat Ren  menggunakan jaket hitam tebal yang dibaluti dengan syal kuning dilehernya. Rok merah marun juga menghiasi tampilannya sehingga tampak terlihat elegan. ditambah sepasang sepatu boots hitam yang menutupi kedua kakinya yang indah. Kubukakan pintuku untuk mempersilahkannya masuk.
            “Hai Ren. Sepertinya kau mudah menemukan apartemenku. Ayo masuklah. maaf jika berantakan.”
            “tak apa Rowan. Tanpa membaca pikiranmu pun aku tahu kau orang yang jorok.” sindirnya. Sepertinya ia senang sekali menyindirku. “apakah kau sudah siap?”
Share

NOVEL "BREAKERS" : CHAPTER SEVEN

Minggu, 13 April 2014


Ketika memperhatikannya,
tiba-tiba dia melihat kearahku dengan tatapan mata yang tajam.
 Apakah ia sadar bahwa sedang kuperhatikan?
Padahal jarak kami cukup jauh dan aku berada didalam kelas. Siapakah pemuda itu?

CHAPTER SEVEN : ARMS
            Malam ini aku kembali bermimpi, mimpi yang selalu menghantuiku ketika ku tidur. Suara wanita yang menyanyikan alunan nada sebuah lagu, kembali terdengar dengan jelas. Namun kali ini suara wanita itu  diselingi dengan tawaan canda ketika ia bernyanyi.  Seperti seorang ibu yang bersenda gurau dengan anaknya.  Beberapa saat kemudian, aku pun terbangun dari mimpiku itu. Mataku masih lengket sehingga sulit untuk kubuka, nafasku terasa berat, hal yang selalu kurasakan tiap kali saat aku bangun dari tidur. Otot-otot kakiku masih terasa pegal gara-gara kejadian kemarin. Kurasakan hari ini tak berbeda seperti kemarin. Aku masih  terlalu mengantuk untuk bangun pagi ini. Kucari jam weker yang mengganjal dibawah bantalku yang seharusnya berbunyi nyaring ketika aku bangun. Ternyata pagi ini aku bangun terlalu cepat, pukul 5 pagi. Tidak seperti biasanya aku bangun pagi seperti ini.

Share

NOVEL "BREAKERS" : CHAPTER SIX

Sabtu, 18 Januari 2014

Tak kusangka
Jean yang berkepribadian baik dan sopan itu,
ternyata harus memikul beban yang berat sebagai keturunan raja bangsa ini.
Ambisi seperti apakah yang ada pada dirimu Jean?

Chapter 6 : Special Friends
 
Upacara peringatan tahun ini sungguh berbeda dan sangat mengesankan. Kehadiran Jean melecut dan memacu semangat kami yang berperan sebagai penerus bangsa ini. Kami serasa menjadi tumpuan masa depan kerajaan Britain yang mengharapkan agar kami berguna untuk bangsa dan mengabdi secara setia. Upacara hari ini ditutup dengan menyanyikan lagu kebangsaan negara kami, Hail Britain. bibir semua orang yang mengikuti upacara ini bergerak untuk menyanyikan lagu dengan penuh rasa setia dan keagungan. Sungguh suatu negara yang agung.

Begitu upacara selesai, Mr.Robson beserta Jean dan pengajar lainnya turun dari panggung upacara yang besar itu menuju ke kantor guru. Sepertinya mereka akan mengadakan perjamuan minum teh sehingga kami para siswa memiliki waktu luang selama setengah jam. Setelah mereka semua turun dari panggung, kami para pemimpin barisan yang lain membubarkan barisan setelah membeli hormat terlebih dahulu kepada bendera Britain.
Para siswa langsung berhamburan membubarkan barisannya seperti gerombolan semut yang melarikan diri dari semprotan pembasmi serangga. Kulihat Ren Misumi, seorang pengguna break pembaca pikiran tampak kebingungan diantara gerombolan siswa. Ia pasti kebingungan hendak pergi kemana, karena ia sekarang adalah siswa baru sekolahku. Aku ingin mengajaknya mengobrol sebentar dan mengantarnya ke kantor guru, tapi ku urungkan niatku. Aku tak mau ia besar kepala bahwa aku berusaha mendekatinya atau bahkan mengejar-ngejar dia. Lagipula ia seorang pembaca pikiran, pasti ia bisa membaca pikiran ratusan siswa disini untuk bertanya dimana letak kantor guru, jika ia tak berani bicara secara langsung terhadap siswa disini.
Share

NOVEL "BREAKERS" : CHAPTER FIVE

Rabu, 01 Januari 2014

Saat aku berusaha mengingat-ingatnya, ternyata aku pernah melihatnya di layar televisi.
jika tak salah ia adalah Pangeran Jean Pierre Harrison,
putra dari raja Britain ini...
yang selalu mengalahkan lawan bicaranya dalam sidang parlemen negara.
Ia mendapat julukan Manusia Nobel Perdamaian,
Si Juru Diplomatik!

Chapter 5 : The Ceremonial

Pangeran muda ini berpakaian begitu formal dalam menghadiri upacara untuk mengenang jasa pamannya. Ia mengenakan kemeja dan celana bahan panjang warna putih, dihiasi dengan bros lambang kehormatan kerajaan Britain yang terpasang rapi di kemejanya ini. Bila kuhitung, terdapat 10 bros lambang dari kerajaan dipakainya. Mengingat ia sudah berjasa bagi kerajaan Britain dalam hal diplomatik dengan negara-negara lain. Hal itulah yang membuatku kagum, diusianya yang sangat masih muda atau mungkin seumuranku, ia sudah berjasa besar bagi negara yang menganut sistem monarki ini. Seandainya aku menjadi dia, berambisi untuk mencapai kehidupan yang mewah pun tak ada gunanya lagi. Karena semua yang diinginkannya pasti sudah dimiliki.

Teriakan Shierly memecahkan lamunanku tentang si pangeran muda, ia memanggilku untuk menghampirinya di tenda panitia.
“Kemana saja kau Rowan? Seharusnya kau sudah disini sejak pukul tujuh tadi untuk latihan terakhir. Dan sekarang kau datang jam berapa, Rowan?” kata shierly sambil menunjukkan jam tangan pink nya kehadapanku.
Kulihat pipinya menggembung seperti cemberut. Namun itu sudah biasa. Meskipun ia marah , kemarahannya hanya sesaat karena aku tahu sifat Shierly sejak kecil. Hanya dengan minta maaf sambil tersenyum bodoh pasti aku dimaafkannya. Itu adalah jurus jitu untuk menghadapi Shierly yang sedang marah.
Share

NOVEL "BREAKERS" : CHAPTER FOUR

Senin, 23 Desember 2013

Betapa kagetnya aku, 
sebuah bongkahan batu kristal bewarna merah,
berkilauan seolah bintang yang baru saja jatuh kebumi.
Dibawah batu itu terdapat secarik kertas yang bertuliskan
piece of Ifrit Stone”

Chapter 4 : Walking in The Silent

Kilauan batu merah ini sangat indah. Membuat setiap mata yang melihatnya ingin memiliknya. Bongkahan batu yang hanya selebar telapak tanganku itu kembali kubungkus dan kumasukan ke dalam tas ku agar tidak menimbulkan kecurigaan bagi orang lain. Gadis rambut panjang itu kini memperhatikanku .
Apakah kau tahu batu itu? Itu batu yang sedang kucari. Untuk sementara ini kubiarkan kau menyimpannya.”
kuamati gadis itu dari atas hingga bawah. Seorang gadis yang berambut hitam panjang sepunggung, dengan poni yang menyamping kekiri tipis diatas matanya yang bertatapan tajam. Bila kuperhatikan wajah gadis ini, mungkin ia berasal dari Asia. Ia mengenakan seragam putih berkerah sailor dengan rok hitam diatas lututnya. Kaus kaki hitam yang panjang menutupi kakinya hingga lututnya. Penampilannya sama sekali tidak menunjukan bahwa ia menguasai ilmu beladiri,apalagi pembaca pikiran.
Share

NOVEL "BREAKERS" : CHAPTER THREE

Rabu, 11 Desember 2013


Tiba-Tiba-tiba mata kananku terasa panas seperti terbakar,
dan aku sedikit menjerit. Aku merasakan sesuatu yang berbeda.
Akhirnya kumiliki kekuatan Break. Kekuatan yang mengendalikan waktu.
Si penguasa dimensi waktu.
Breaking Time.

Chapter Three : Breaking Time

Rasa panas kini terpusat di mata kananku. Mataku terasa seperti menghirup semua api yang ada disekitarku. Rasa perih ini semakin menjadi-jadi, bahkan meneteskan airmata sedikitpun tak bisa kukeluarkan.untuk memadamkan api yang yang terasa penuh amarah ini. Selama bebrapa menit aku berteriak meronta-ronta sambil menutupi mata kananku dengan kedua telapak tanganku. Sedangkan mata kiriku meneteskan airmata, airmata penderitaan dari kesakitan yang kurasakan. Apakah ini konsekuensinya? Resiko yang kuambil untuk memenuhi ambisiku. Tetapi, kata gadis itu penderitaan yang kualami adalah penderitaan psikis, bukan penderitaan fisik seperti ini.

Akhirnya rasa panas dimataku mulai reda. Kucoba bekedip untuk melatih otot mataku apakah masih berfungsi atau tidak. Mataku masih normal. Saat kupandang sekelilingku, kulihat Tulo sedang duduk diatas kasur putih itu sambil tersenyum gembira, seperti tujuannya telah tercapai. Mungkin itu yang ada dipikiranku.
Share

NOVEL "BREAKERS" : CHAPTER TWO

Senin, 02 Desember 2013

Kekuatan apakah yang ada didalam diriku?
Apakah kekuatan yang dapat menghancurkan monster dengan sinar laser?
Atau kekuatan super yang dapat mengangkat pesawat dan melemparnya ke negara lain?
Semoga kekuatan yang ada didalam pintu itu cukup keren
dan bisa kugunakan untuk menghasilkan uang. 


CHAPTER TWO : The Other's in My Soul

Jantungku semakin berdegup kencang, ketika mendekati pintu tersegel itu. Tiap inchi aku mendekat, jantungku semakin berdetak kencang. Hanya suara detak jantungku yang terdengar diruangan ini. Kupejamkan mataku perlahan, kusentuh daun pintu yang terbelit oleh rantai besi itu. Sensasi panas terhantarkan keujung jariku saat kugenggam rantai besi itu. Tetapi lama – kelamaan panas rantai itu menjalar hingga keseluruh tubuhku. Mungkin rasanya seperti terbakar ditempat pembuatan besi baja dipabrik-pabrik yang sering kulihat di televisi. Karena tubuhku sudah merasa tak kuat dengan panas yang tak normal itu, rantai yang terbelit pada daun pintu itu kucabut paksa dan terbukalah pintu itu sedikit. “yes, akhirnya terbuka juga” gumamku dengan tawa kecil penuh kemenangan seperti memenangkan lomba tarik tambang. Dengan tanpa ragu kubuka pintu hitam itu dan kumasuki dengan sedikit berlari. Tetapi , saat aku masuk ke ruangan didalam pintu itu, diriku serasa pindah kesebuah ruangan lain, atau mungkin dimensi lain. Dimana, optik sensor di mataku hanya terlihat warna hitam gelap yang sangat pekat sekali. Apakah ini masih didalam jiwaku? Sungguh mengerikan bagiku apabila ruangan gelap ini benar-benar didalam jiwaku. Tiba-tiba kudengar suara orang tertawa, tertawa pelan namun terdengar angkuh. Tiba-tiba ruangan ini berubah lagi.
Share

NOVEL "BREAKERS" : CHAPTER ONE

Rabu, 27 November 2013

Ketika sebagian Manusia baru yang tak berdosa...
yang lahir dalam Kekacauan Dunia..
Diberkahi sebuah kekuatan Khusus..
Yang dapat Mengubah Alur Takdir Dunia..
Apakah itu sebuah keberuntungan?
Ataukah sebuah dosa yang harus diterima?
Kekuatan diatas kekuatan..
BREAK”


oleh : GABRIEL SEBASTIAN
27-11-2013 

CHAPTER ONE: Hidden Potential


Alunan lagu itu, jelas terdengar di telingaku, entah sudah berapa kali aku mendengarnya. Meskipun hanya suara nada,suara wanita yang menyanyikan nada lagu itu sungguh begitu indah dan merdu. Namun alunan nada lagu itu hanya terdengar di dalam mimpiku. Cahaya matahari ini menyorot kedua mataku dari luar jendela. Membangunkan diriku yang masih tertidur dalam mimpi lagu indah itu. Kedua mataku masih terantuk, dan terpaksa membuatku mau tak mau harus bangun dari tidurku. Kembali lagi kerutinitasku yang biasa,bersekolah. Hal yang harus kulakukan setiap hari kecuali hari minggu dan hari libur lainnya. Ku bangun dari tidurku, kupandang cermin besar yang memperlihatkan otot tubuhku yang tak begitu kekar, dan juga tak begitu kurus. Normal. Yah, normal seperti yang kuinginkan. Kulihat jam dinding digitalku, menunjukkan pukul 7 pagi. Aku terdiam sejenak. Pukul 7 pagi? Bukankah hari ini hari senin? Ada upacara membosankan itu? Gawat! Hari ini aku memimpin barisan upacara itu! Kubergegas sikat gigi dan mencuci muka ku. Setelah memakai setelan seragam biru sekolahku, segera kuambil tas dan ponsel yang masih tergeletak disamping bantalku. Kuberlari keluar kamar dan tak lupa kukunci apartemen yang kutinggali sendiri. Udara di London pagi ini sangat dingin,padahal masih bulan Maret, tak ada tanda-tanda salju yang biasa muncul di sekitar bulan november.
Share

Kartu SmartCard Bikin Untung atau Rugi?

Minggu, 24 November 2013





nahh, kali in igue mau entri  tentang smartcard. sebelumnya kalian tau gak apakah smartcard itu? gue juga baru kata smartcard ini dari dosen perbankan gue di semester 5 ini. Smartcard menurut gue adalah sebuah kartu simple untuk pembayaran "kecil" yang diterbitkan bank untuk memudahkan transaksi belanja anda. Dan ternyata sebelum dosen gue membahas smartcard, ternyata gue sendiri udah punya smartcard. (nah kok bisa?) Smartcard yang gue miliki adalah
Share

About Attack On Titan



yhoooo, Sekian lama udah gak bikin tulisan di blog ini. maklum akhir-akhir ini sibuk dengan tugas sehari-sehari di dunia perkuliahan maupun dunia kerja. Oiya, kali ini gue mau posting-posting dikit tentang anime,  yaitu " Singeki No Kyojin" atau lebih sering disebut " Attack On Titan" . Manga asal jepang ini telah betseller loh pada awal penerbitannya pada tahun 2010, mahakarya dari Hajime Ishiyama. Setting Manga ini berceritakan tentang populasi manusia yang hampir punah karena dimangsa oleh Titan, mahluk raksasa yang tidak memiliki akal yang hanya bertujuan untuk memangsa manusia.Sisa pupulasi manusia yang masih hidup itu kini bertahan di dalam kota bagaikan sangkar burung yang dilindungi oleh tembok tinggi berukuran 50 meter untuk melindungi mereka dari gempuran para titan.





Share

"First Love" , Sepasang Kata Berjuta Makna

Sabtu, 28 April 2012
 SAMBIL MEMBACA ENTRI INI, DENGARKANLAH LAGU INSTRUMEN LAGU YANG SAYA UNDUH DARI YOUTUBE DIBAWAH INI


Share

Indonesia War 2012 Part 01

Sabtu, 31 Maret 2012
Yoshh..!! judul kali ini sangat keren yaa,, Indonesia War 2012. emang ada perang yah? dimana? perang yang saya maksud kali ini adalah perang antara polisi dengan demonstran mulai dari beberapa hari yang lalu. ada hal yang cukup unik dalam "perang" yang saya maksud. siapa aja sih lakon dan dalangnya?? mari ikuti entri ini !!





POLICE ARMY

    







VS


DEMONSTRANS
ARMY

          







Share

Tempat Wisata Termahal di Dunia

Senin, 16 Januari 2012
haloo,,
sembari nungguin donlod film, gue mau bagi-bagi info buat anda yang doyan berwisata..
bosen liburan di dufan, bali ato paling mentok ke singapore? ini gue rekomendasikan tempat-tempat wisata termahal di dunia bagi anda-anda yang bingung mau diapain uang anda.. dijamin anda akan merasakan sensasi sendiri tentang berwisata di tempat termahal di dunia... tapi ingat, uang untuk berwisata di tempat ini harus uang anda sendiri, bukan dari pinjem temen, ato bahkan korupsi uang rakyat.. so, lets go to the point!!

Share

Rendang, Makanan Terlezat di Dunia

Jumat, 06 Januari 2012
beberapa bulan lalu, di Indonesia di hebohkan dengan munculnya daftar peringkat makanan terlezat di dunia yang dikeluarkan oleh situs CNNGo.com, yang mengejutkan, Rendang makanan khas yang berasal dari daerah Padang menempati peringkat pertama. Disusul oleh nasi goreng diperingkat kedua. berikut daftar makanan yang termasuk 50 besar makanan terlezat di dunia versi CNN.Go.com :

1. Rendang, Indonesia 

Makanan ini menggunakan bahan dasar santan dan daging sapi, yang direbus perlahan dengan campuran bumbu serai, lengkuas, bawang putih, kunyit, jahe, dan cabai. Setelah mendidih, apinya dikecilkan dan terus diaduk hingga santan mengental dan menjadi kering. Rendang biasa ditemukan di rumah makan Minang, dan seringkali disajikan dalam acara-acara seremonial.

2. Nasi goreng, Indonesia 

Darimana sebenarnya asal nasi goreng? Indonesia, China, atau Thailand? Entahlah, yang pasti nasi goreng Indonesia lah yang menempati urutan kedua pada daftar ini. Sedangkan nasi goreng Thailand ada di urutan ke-24. Pada dasarnya, nasi goreng terdiri atas nasi, telur, dan suwiran ayam goreng. Makanan ini sangat mudah diolah, tidak heran di Indonesia ada beragam jenis hidangan nasi goreng.

Share