Cermin dihadapanku mematulkan
sesosok pria berpakaian kemeja lengan panjang yang tak begitu ketat dan rambut
yang tertata dengan cukup rapi. Ya, itu diriku. Setelah menunggu selama
berbulan-bulan setelah libur pasca wisuda, akhirnya aku mendapatkan pekerjaan
yang sesuai dengan bidang yang kutekuni selama kuliah di Universitas Gunadarma,
yaitu sebagai seorang akuntan. Namaku Sebastian, seorang pemuda lajang berumur
23 tahun yang sedang mencari pekerjaan. Setelah mengirim lamaran di job fair
yang diadakan di kampusku, akhirnya aku berhasil diterima di perusahaan swasta
yang bergerak di bidang industri batubara di Jakarta.
Share
Tampilkan postingan dengan label unik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label unik. Tampilkan semua postingan
NOVEL "BREAKERS" : CHAPTER NINE
Diposting oleh
sebastian
di
07.04
Kamis, 13 November 2014
Aku hanya bisa terdiam didalam
keributan kecil ini.
Aku tak berani ikut campur dalam mengatasi
permasalahan sepele yang akhirnya menjadi besar seperti ini.
Apakah yang harus kulakukan?
Apakah aku akan berhasil menjadi anggota ARMS
dengan mengalahkan peserta-peserta seperti mereka?
Chapter 9 : Piece of Truth
Suasana
di basemen ini masih begitu tegang setelah kejadian pemukulan yang dilakukan
Laundrup terhadap Singh. Tak ada seorangpun dari kami yang berani mengeluarkan
suara maupun mengucapkan sepatah kata di ruangan ini. Dingin udara di basemen
ini menyeruak ke seluruh tubuhku, membuatku mematung seperti boneka salju.
Suara langkah berat dan keras yang menghantam lantai tampak memecahkan kebekuan
di ruangan ini.
Kini
mataku tertuju pada asal deru suara langkah yang menarik perhatian indera
pendengaranku itu. Seorang pria bertubuh besar tegap, berkulit putih khas eropa
dan rambut putih tipisnya yang disisir rapi menyibak ke belakang. Kedua bola
matanya yang bewarna kebiruan itu tampak terbelalak ke arah kami. “Wah,wah.
Pelatihan ini belum dimulai, tapi kenapa kalian sudah menumpahkan darah disini?
Sepertinya kalian terlalu bersemangat.”
Tatapan
mata itu kini terpusat pada Laundrup, aktor dalam peristiwa tadi. Mata Laundrup
juga membalas tatapan mata pria itu dengan tajam. Seolah-olah mereka sedang
berkomunikasi melalui mata mereka.
NOVEL "BREAKERS" : CHAPTER EIGHT
Diposting oleh
sebastian
di
09.03
Kamis, 23 Oktober 2014
Beberapa kali panggilanku tak kunjung diangkat
oleh ayahku.
Mungkin beliau sedang sibuk dengan
pekerjaannya.
Akhirnya jemariku mengetik sebuah pesan singkat
untuk ayahku.
“kapan
kau pulang,dad? Aku merindukanmu.Rowan”
CHAPTER EIGHT : Participant
Aku
bergegas membereskan bawaan yang harus kubawa, saat ku sedang melipatkan
sweaterku, bel apartemenku berbunyi. Suara nyaring yang berasal dari arah pintu
masuk cukup memekakkan telingaku. Kuintip dari dalam lubang pintu apartemenku
untuk melihat keluar. Ternyata Ren sudah datang menjemputku sore ini.
Sepertinya ia selalu tepat waktu bila mengadakan perjanjian dengan orang lain.
Dari lubang sempit itu, kulihat Ren
menggunakan jaket hitam tebal yang dibaluti dengan syal kuning
dilehernya. Rok merah marun juga menghiasi tampilannya sehingga tampak terlihat
elegan. ditambah sepasang sepatu boots hitam yang menutupi kedua kakinya yang
indah. Kubukakan pintuku untuk mempersilahkannya masuk.
“Hai
Ren. Sepertinya kau mudah menemukan apartemenku. Ayo masuklah. maaf jika
berantakan.”
“tak
apa Rowan. Tanpa membaca pikiranmu pun aku tahu kau orang yang jorok.”
sindirnya. Sepertinya ia senang sekali menyindirku. “apakah kau sudah siap?”
NOVEL "BREAKERS" : CHAPTER SEVEN
Diposting oleh
sebastian
di
08.34
Minggu, 13 April 2014
Ketika memperhatikannya,
tiba-tiba dia melihat kearahku dengan
tatapan mata yang tajam.
Apakah ia sadar bahwa sedang kuperhatikan?
Padahal jarak kami cukup jauh dan aku
berada didalam kelas. Siapakah pemuda itu?
CHAPTER SEVEN : ARMS
Malam
ini aku kembali bermimpi, mimpi yang selalu menghantuiku ketika ku tidur. Suara
wanita yang menyanyikan alunan nada sebuah lagu, kembali terdengar dengan
jelas. Namun kali ini suara wanita itu
diselingi dengan tawaan canda ketika ia bernyanyi. Seperti seorang ibu yang bersenda gurau
dengan anaknya. Beberapa saat kemudian,
aku pun terbangun dari mimpiku itu. Mataku masih lengket sehingga sulit untuk
kubuka, nafasku terasa berat, hal yang selalu kurasakan tiap kali saat aku
bangun dari tidur. Otot-otot kakiku masih terasa pegal gara-gara kejadian
kemarin. Kurasakan hari ini tak berbeda seperti kemarin. Aku masih terlalu mengantuk untuk bangun pagi ini. Kucari
jam weker yang mengganjal dibawah bantalku yang seharusnya berbunyi nyaring
ketika aku bangun. Ternyata pagi ini aku bangun terlalu cepat, pukul 5 pagi.
Tidak seperti biasanya aku bangun pagi seperti ini.
Share
NOVEL "BREAKERS" : CHAPTER SIX
Diposting oleh
sebastian
di
06.46
Sabtu, 18 Januari 2014
Tak
kusangka
Jean
yang berkepribadian baik dan sopan itu,
ternyata
harus memikul beban yang berat sebagai keturunan raja bangsa ini.
Ambisi
seperti apakah yang ada pada dirimu Jean?
Chapter 6 : Special Friends
Upacara
peringatan tahun ini sungguh berbeda dan sangat mengesankan.
Kehadiran Jean melecut dan memacu semangat kami yang berperan
sebagai penerus bangsa ini. Kami serasa menjadi tumpuan masa depan
kerajaan Britain yang mengharapkan agar kami berguna untuk bangsa dan
mengabdi secara setia. Upacara hari ini ditutup dengan menyanyikan
lagu kebangsaan negara kami, Hail
Britain.
bibir semua orang yang mengikuti upacara ini bergerak untuk
menyanyikan lagu dengan penuh rasa setia dan keagungan. Sungguh suatu
negara yang agung.
Begitu upacara selesai, Mr.Robson beserta Jean dan
pengajar lainnya turun dari panggung upacara yang besar itu menuju
ke kantor guru. Sepertinya mereka akan mengadakan perjamuan minum teh
sehingga kami para siswa memiliki waktu luang selama setengah jam.
Setelah mereka semua turun dari panggung, kami para pemimpin barisan
yang lain membubarkan barisan setelah membeli hormat terlebih dahulu
kepada bendera Britain.
Para siswa langsung berhamburan membubarkan barisannya
seperti gerombolan semut yang melarikan diri dari semprotan pembasmi
serangga. Kulihat Ren Misumi, seorang pengguna break pembaca pikiran
tampak kebingungan diantara gerombolan siswa. Ia pasti kebingungan
hendak pergi kemana, karena ia sekarang adalah siswa baru sekolahku.
Aku ingin mengajaknya mengobrol sebentar dan mengantarnya ke kantor
guru, tapi ku urungkan niatku. Aku tak mau ia besar kepala bahwa aku
berusaha mendekatinya atau bahkan mengejar-ngejar dia. Lagipula ia
seorang pembaca pikiran, pasti ia bisa membaca pikiran ratusan siswa
disini untuk bertanya dimana letak kantor guru, jika ia tak berani
bicara secara langsung terhadap siswa disini.
NOVEL "BREAKERS" : CHAPTER FIVE
Diposting oleh
sebastian
di
03.41
Rabu, 01 Januari 2014
Saat
aku berusaha mengingat-ingatnya, ternyata aku pernah melihatnya di
layar televisi.
jika
tak salah ia adalah Pangeran Jean Pierre Harrison,
putra
dari raja Britain ini...
yang
selalu mengalahkan lawan bicaranya dalam sidang parlemen negara.
Ia
mendapat julukan Manusia Nobel Perdamaian,
Si
Juru Diplomatik!
Chapter 5 : The Ceremonial
Pangeran muda ini berpakaian begitu formal dalam
menghadiri upacara untuk mengenang jasa pamannya. Ia mengenakan
kemeja dan celana bahan panjang warna putih, dihiasi dengan bros
lambang kehormatan kerajaan Britain yang terpasang rapi di kemejanya
ini. Bila kuhitung, terdapat 10 bros lambang dari kerajaan
dipakainya. Mengingat ia sudah berjasa bagi kerajaan Britain dalam
hal diplomatik dengan negara-negara lain. Hal itulah yang membuatku
kagum, diusianya yang sangat masih muda atau mungkin seumuranku, ia
sudah berjasa besar bagi negara yang menganut sistem monarki ini.
Seandainya aku menjadi dia, berambisi untuk mencapai kehidupan yang
mewah pun tak ada gunanya lagi. Karena semua yang diinginkannya pasti
sudah dimiliki.
Teriakan Shierly memecahkan lamunanku tentang si
pangeran muda, ia memanggilku untuk menghampirinya di tenda panitia.
“Kemana saja kau Rowan? Seharusnya kau sudah disini
sejak pukul tujuh tadi untuk latihan terakhir. Dan sekarang kau
datang jam berapa, Rowan?” kata shierly sambil menunjukkan jam
tangan pink nya kehadapanku.
Kulihat pipinya menggembung seperti cemberut. Namun
itu sudah biasa. Meskipun ia marah , kemarahannya hanya sesaat
karena aku tahu sifat Shierly sejak kecil. Hanya dengan minta maaf
sambil tersenyum bodoh pasti aku dimaafkannya. Itu adalah jurus jitu
untuk menghadapi Shierly yang sedang marah.
NOVEL "BREAKERS" : CHAPTER FOUR
Diposting oleh
sebastian
di
06.50
Senin, 23 Desember 2013
Betapa
kagetnya aku,
sebuah
bongkahan batu kristal bewarna merah,
berkilauan seolah bintang yang baru saja jatuh
kebumi.
Dibawah batu itu terdapat secarik kertas yang
bertuliskan
“piece
of Ifrit Stone”
Chapter 4 : Walking in The Silent
Kilauan batu merah ini sangat indah. Membuat setiap
mata yang melihatnya ingin memiliknya. Bongkahan batu yang hanya
selebar telapak tanganku itu kembali kubungkus dan kumasukan ke dalam tas
ku agar tidak menimbulkan kecurigaan bagi orang lain. Gadis rambut
panjang itu kini memperhatikanku .
“Apakah
kau tahu batu itu? Itu batu yang sedang kucari. Untuk sementara ini
kubiarkan kau menyimpannya.”
kuamati gadis itu dari atas hingga bawah. Seorang gadis
yang berambut hitam panjang sepunggung, dengan poni yang menyamping
kekiri tipis diatas matanya yang bertatapan tajam. Bila kuperhatikan
wajah gadis ini, mungkin ia berasal dari Asia. Ia mengenakan seragam
putih berkerah sailor dengan rok hitam diatas lututnya. Kaus kaki
hitam yang panjang menutupi kakinya hingga lututnya. Penampilannya
sama sekali tidak menunjukan bahwa ia menguasai ilmu beladiri,apalagi
pembaca pikiran.
NOVEL "BREAKERS" : CHAPTER THREE
Diposting oleh
sebastian
di
07.58
Rabu, 11 Desember 2013
Tiba-Tiba-tiba
mata kananku terasa panas seperti terbakar,
dan
aku sedikit menjerit. Aku merasakan sesuatu yang berbeda.
Akhirnya kumiliki kekuatan Break. Kekuatan yang
mengendalikan waktu.
Si
penguasa dimensi waktu.
Breaking Time.
Chapter Three : Breaking Time
Rasa panas kini terpusat di mata kananku. Mataku terasa
seperti menghirup semua api yang ada disekitarku. Rasa perih ini
semakin menjadi-jadi, bahkan meneteskan airmata sedikitpun tak bisa
kukeluarkan.untuk memadamkan api yang yang terasa penuh amarah ini.
Selama bebrapa menit aku berteriak meronta-ronta sambil menutupi mata
kananku dengan kedua telapak tanganku. Sedangkan mata kiriku
meneteskan airmata, airmata penderitaan dari kesakitan yang
kurasakan. Apakah ini konsekuensinya? Resiko yang kuambil untuk
memenuhi ambisiku. Tetapi, kata gadis itu penderitaan yang kualami
adalah penderitaan psikis, bukan penderitaan fisik seperti ini.
Akhirnya rasa panas dimataku mulai reda. Kucoba bekedip
untuk melatih otot mataku apakah masih berfungsi atau tidak. Mataku
masih normal. Saat kupandang sekelilingku, kulihat Tulo sedang duduk
diatas kasur putih itu sambil tersenyum gembira, seperti tujuannya
telah tercapai. Mungkin itu yang ada dipikiranku.
NOVEL "BREAKERS" : CHAPTER TWO
Diposting oleh
sebastian
di
06.45
Senin, 02 Desember 2013
Kekuatan
apakah yang ada didalam diriku?
Apakah
kekuatan yang dapat menghancurkan monster dengan sinar laser?
Atau
kekuatan super yang dapat mengangkat pesawat dan melemparnya ke
negara lain?
Semoga
kekuatan yang ada didalam pintu itu cukup keren
dan
bisa kugunakan untuk menghasilkan uang.
CHAPTER TWO : The Other's in My Soul
Jantungku semakin berdegup kencang, ketika mendekati
pintu tersegel itu. Tiap inchi aku mendekat, jantungku semakin
berdetak kencang. Hanya suara detak jantungku yang terdengar
diruangan ini. Kupejamkan mataku perlahan, kusentuh daun pintu yang
terbelit oleh rantai besi itu. Sensasi panas terhantarkan keujung
jariku saat kugenggam rantai besi itu. Tetapi lama – kelamaan panas
rantai itu menjalar hingga keseluruh tubuhku. Mungkin rasanya seperti
terbakar ditempat pembuatan besi baja dipabrik-pabrik yang sering
kulihat di televisi. Karena tubuhku sudah merasa tak kuat dengan
panas yang tak normal itu, rantai yang terbelit pada daun pintu itu
kucabut paksa dan terbukalah pintu itu sedikit. “yes, akhirnya
terbuka juga” gumamku dengan tawa kecil penuh kemenangan seperti
memenangkan lomba tarik tambang. Dengan tanpa ragu kubuka pintu hitam
itu dan kumasuki dengan sedikit berlari. Tetapi , saat aku masuk ke
ruangan didalam pintu itu, diriku serasa pindah kesebuah ruangan
lain, atau mungkin dimensi lain. Dimana, optik sensor di mataku hanya
terlihat warna hitam gelap yang sangat pekat sekali. Apakah ini masih
didalam jiwaku? Sungguh mengerikan bagiku apabila ruangan gelap ini
benar-benar didalam jiwaku. Tiba-tiba kudengar suara orang tertawa,
tertawa pelan namun terdengar angkuh. Tiba-tiba ruangan ini berubah
lagi.
NOVEL "BREAKERS" : CHAPTER ONE
Diposting oleh
sebastian
di
09.45
Rabu, 27 November 2013
Ketika
sebagian Manusia baru yang tak berdosa...
yang
lahir dalam Kekacauan Dunia..
Diberkahi
sebuah kekuatan Khusus..
Yang
dapat Mengubah Alur Takdir Dunia..
Apakah
itu sebuah keberuntungan?
Ataukah
sebuah dosa yang harus diterima?
Kekuatan
diatas kekuatan..
“BREAK”
oleh : GABRIEL SEBASTIAN
27-11-2013
CHAPTER
ONE: Hidden Potential
Alunan
lagu itu, jelas terdengar di telingaku, entah sudah berapa kali aku
mendengarnya. Meskipun hanya suara nada,suara wanita yang menyanyikan
nada lagu itu sungguh begitu indah dan merdu. Namun alunan nada lagu
itu hanya terdengar di dalam mimpiku. Cahaya matahari ini menyorot
kedua mataku dari luar jendela. Membangunkan diriku yang masih
tertidur dalam mimpi lagu indah itu. Kedua mataku masih terantuk, dan
terpaksa membuatku mau tak mau harus bangun dari tidurku. Kembali
lagi kerutinitasku yang biasa,bersekolah. Hal yang harus kulakukan
setiap hari kecuali hari minggu dan hari libur lainnya. Ku bangun
dari tidurku, kupandang cermin besar yang memperlihatkan otot tubuhku
yang tak begitu kekar, dan juga tak begitu kurus. Normal. Yah, normal
seperti yang kuinginkan. Kulihat jam dinding digitalku, menunjukkan
pukul 7 pagi. Aku terdiam sejenak. Pukul 7 pagi? Bukankah hari ini
hari senin? Ada upacara membosankan itu? Gawat! Hari ini aku memimpin
barisan upacara itu! Kubergegas sikat gigi dan mencuci muka ku.
Setelah memakai setelan seragam biru sekolahku, segera kuambil tas
dan ponsel yang masih tergeletak disamping bantalku. Kuberlari keluar
kamar dan tak lupa kukunci apartemen yang kutinggali sendiri. Udara
di London pagi ini sangat dingin,padahal masih bulan Maret, tak ada
tanda-tanda salju yang biasa muncul di sekitar bulan november.
Kartu SmartCard Bikin Untung atau Rugi?
Diposting oleh
sebastian
di
21.14
Minggu, 24 November 2013
nahh, kali in igue mau entri tentang smartcard. sebelumnya kalian tau gak apakah smartcard itu? gue juga baru kata smartcard ini dari dosen perbankan gue di semester 5 ini. Smartcard menurut gue adalah sebuah kartu simple untuk pembayaran "kecil" yang diterbitkan bank untuk memudahkan transaksi belanja anda. Dan ternyata sebelum dosen gue membahas smartcard, ternyata gue sendiri udah punya smartcard. (nah kok bisa?) Smartcard yang gue miliki adalah
Share
About Attack On Titan
Diposting oleh
sebastian
di
19.33
yhoooo, Sekian lama udah gak bikin tulisan di blog ini. maklum akhir-akhir ini sibuk dengan tugas sehari-sehari di dunia perkuliahan maupun dunia kerja. Oiya, kali ini gue mau posting-posting dikit tentang anime, yaitu " Singeki No Kyojin" atau lebih sering disebut " Attack On Titan" . Manga asal jepang ini telah betseller loh pada awal penerbitannya pada tahun 2010, mahakarya dari Hajime Ishiyama. Setting Manga ini berceritakan tentang populasi manusia yang hampir punah karena dimangsa oleh Titan, mahluk raksasa yang tidak memiliki akal yang hanya bertujuan untuk memangsa manusia.Sisa pupulasi manusia yang masih hidup itu kini bertahan di dalam kota bagaikan sangkar burung yang dilindungi oleh tembok tinggi berukuran 50 meter untuk melindungi mereka dari gempuran para titan.
Share
"First Love" , Sepasang Kata Berjuta Makna
Diposting oleh
sebastian
di
23.13
Sabtu, 28 April 2012
SAMBIL MEMBACA ENTRI INI, DENGARKANLAH LAGU INSTRUMEN LAGU YANG SAYA UNDUH DARI YOUTUBE DIBAWAH INI
Indonesia War 2012 Part 01
Diposting oleh
sebastian
di
02.47
Sabtu, 31 Maret 2012
Yoshh..!! judul kali ini sangat keren yaa,, Indonesia War 2012. emang ada perang yah? dimana? perang yang saya maksud kali ini adalah perang antara polisi dengan demonstran mulai dari beberapa hari yang lalu. ada hal yang cukup unik dalam "perang" yang saya maksud. siapa aja sih lakon dan dalangnya?? mari ikuti entri ini !!
Share
POLICE ARMY
VS
DEMONSTRANS
ARMY
Tempat Wisata Termahal di Dunia
Diposting oleh
sebastian
di
03.38
Senin, 16 Januari 2012
haloo,,
sembari nungguin donlod film, gue mau bagi-bagi info buat anda yang doyan berwisata..
bosen liburan di dufan, bali ato paling mentok ke singapore? ini gue rekomendasikan tempat-tempat wisata termahal di dunia bagi anda-anda yang bingung mau diapain uang anda.. dijamin anda akan merasakan sensasi sendiri tentang berwisata di tempat termahal di dunia... tapi ingat, uang untuk berwisata di tempat ini harus uang anda sendiri, bukan dari pinjem temen, ato bahkan korupsi uang rakyat.. so, lets go to the point!!
Rendang, Makanan Terlezat di Dunia
Diposting oleh
sebastian
di
07.15
Jumat, 06 Januari 2012
beberapa bulan lalu, di Indonesia di hebohkan dengan munculnya daftar peringkat makanan terlezat di dunia yang dikeluarkan oleh situs CNNGo.com, yang mengejutkan, Rendang makanan khas yang berasal dari daerah Padang menempati peringkat pertama. Disusul oleh nasi goreng diperingkat kedua. berikut daftar makanan yang termasuk 50 besar makanan terlezat di dunia versi CNN.Go.com :
1. Rendang, Indonesia
Makanan ini menggunakan bahan dasar santan dan daging sapi, yang direbus perlahan dengan campuran bumbu serai, lengkuas, bawang putih, kunyit, jahe, dan cabai. Setelah mendidih, apinya dikecilkan dan terus diaduk hingga santan mengental dan menjadi kering. Rendang biasa ditemukan di rumah makan Minang, dan seringkali disajikan dalam acara-acara seremonial.
2. Nasi goreng, Indonesia
Darimana sebenarnya asal nasi goreng? Indonesia, China, atau Thailand? Entahlah, yang pasti nasi goreng Indonesia lah yang menempati urutan kedua pada daftar ini. Sedangkan nasi goreng Thailand ada di urutan ke-24. Pada dasarnya, nasi goreng terdiri atas nasi, telur, dan suwiran ayam goreng. Makanan ini sangat mudah diolah, tidak heran di Indonesia ada beragam jenis hidangan nasi goreng.
Langganan:
Postingan (Atom)
Network Sites
Total Pageviews
Popular Posts
-
haiii.. Pasti kalian bosen yah dengan entri saya tentang hal-hal dalam hiburan?? kali ini kita akan mempelajari tentang akuntansi dan se...
-
Kemiskinan memang menjadi masalah utama di berbagai belahan dunia, terutama di negara berkembang seperti Indonesia ini. Masyarakat miskin In...
-
Sebelumnya mohon maaf atas keterlambatan saya dalam membagi ilmu bersama pengunjung blog saya, karena kesibukan di dunia nyata saya jarang...
-
a. Unsur atau Gatra Penduduk Faktor yang berkaitan dengan penduduk negara meliputi dua hal berikut : Aspek kualitas mencakup ...
-
saat ini gue duduk dibangku perkuliahan jurusan akuntansi fakultas ekonomi pada semester 5. sebuah semester dimana gue semakin mendalami mat...
Categories
- `musik (2)
- hiburan (17)
- info (10)
- pengetahuan (39)
- tugas (47)
- unik (16)
Diberdayakan oleh Blogger.
MY UNIVERSITY



